SELAMAT BERTUGAS, BEKERJA UNTUK INDONESIA DAN DAERAH
Tanggal 1 Oktober merupakan hari dilaksanakannya pelantikan anggota Dewan Perwakilan Daerah RI ( DPD RI ), Dewan Perwakilan Rakyat RI ( DPR RI ), dan Majelis Permusyawaratan Rakyat RI ( MPR RI ). Hari - hari sebelumnya pun sudah dilaksanakan pelantikan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) kabupaten/kota dan provinsi di setiap daerah. Beliau-beliau yang berada disana merupakan wakil dari rakyat, wakil dari daerah yang dipercaya untuk menyuarakan aspirasi dari masyarakat daerah pemilihannya. Jangan sampai kepercayaan yang sudah diberikan oleh masyarakat tidak dikepentingkan lagi atau jangan sampai setelah dilantik tidak pernah kembali ke daerah pemilihannya untuk menanyakan keluhan-keluhan masyarakat disana.
Banyak tantangan terutama kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan yang baru dikarenakan kontroversi dalam pembuatan atau penyusunan Undang-Undang periode kemarin. Hal tersebut menjadi beban bagi anggota dewan untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap anggota dewan dengan cara memaksimalkan dalam proses penyusunan Undang-Undang, contohnya salah satu RUU akan diuji publik, lantas diberitahukan kepada masyarakat akan diuji publik ke mana saja dan apa saja hasil dari uji publik tersebut apakah dapat diterima atau tidak untuk kepentingan masyarakat, jangan sampai hanya mementingkan kepentingan kelompok tertentu. Lalu, dengan perubahan zaman sekarang akses informasi begitu cepat sehingga pihak anggota dewan dapat memaksimalkan media sosial seperti instagram DPR RI untuk menginformasikan apa saja kegiatan yang sedang dilakukan oleh anggota dpr sehingga masyarakat pun tau, begitu pun pada saat penyusunan salah satu RUU siapakah yang diundang untuk melakukan dengar pendapat membahas RUU tersebut bagaimana hasil dari dengan pendapat tersebut ( membuat press release ) sehingga tidak adanya informasi-informasi yang salah, tidak ada informasi yang membuat perpecahan karena media sangat berperan penting di era sekarang. Beberapa tahun mungkin sudah dilaksanakan dengan adanya siaran tv parlemen yang menginformasikan hal tersebut tetapi masyarakat sekarang sudah jarang menonton tv sehingga informasi tersebut belum tepat sasaran apalagi dikalangan mahasiswa.
Tanggal 20 Oktober 2019 pun menjadi hari terakhir Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam periode 2014 - 2019 dan menjadi hari pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin dalam periode 2019 - 2024. Seluruh masyarakat Indonesia mengucapkan banyak terimakasih khususnya kepada Jusuf Kalla yang akrab dipangil JK atas pengabdiannya selama 10 Tahun ( 5 tahun bersama SBY dan 5 tahun bersama Jokowi ) serta ucapan terimakasih atas pencapaian dalam 5 tahun. 5 tahun lagi Bapak Jokowi akan memimpin Indonesia dengan Bapak Ma'ruf Amin sebagai wakil presiden dan akan menghadapi permasalahan global maupun dalam negeri dengan memfokuskan pembangunan SDM untuk Indonesia maju. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Terpilih pada saat pidato pertama dalam rangkaian pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung MPR RI. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh pemerintah dalam 5 tahun ini dan harus mempersiapkan untuk menghadapi permasalahan global. Berselang 3 hari pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, tanggal 23 Oktober 2019 pengumuman serta pelaksanaan pelantikan mentri-mentri yang akan membantu dan mendampingi presiden dan wakil presiden dalam periode mendatang. Banyak nama-nama baru yang bermunculan dan dari nama-nama tersebut ada yang memberi respon positif maupun negatif.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin beserta Para Mentri merupakan pelaksana pemerintah, beliau-beliaulah yang akan membuat setiap kebijakan dan keputusan untuk bangsa Indonesia ini baik itu berdasarkan hasil diskusi terlebih dahulu dengan parlemen maupun tidak sehingga masyarakat pun ingin hal yang lebih baik lagi dalam 5 tahun ke depan ini. Permasalahan - permasalahan yang ada, seperti kontroversialnya beberapa RUU pada periode sebelumnya mohon untuk dikaji kembali sehingga produk-produk hukum yaitu UU beserta peraturan di bawahnya dan juga segala keputusan demi kepentingan rakyat. Permasalahan kebakaran hutan yang setiap tahunnya terjadi, permasalahan pendidikan yang sudah sekian lama masih belum ada perubahan, defisit bpjs, dan yang sangat penting yaitu permasalahan energi yang dapat merusak lingkungan serta permasalahan sampah plastik, karena seperti yang kita ketahui bersama di kota-kota besar polusi udara semakin meningkat dan ditambah lagi dengan energi yang tidak sehat apalagi sampah plastik yang bisa sampai ke laut dan merusak ekosistem yang ada di laut. Untuk permasalahan yang telah disebutkan di atas, mohon untuk diselesaikan bersama-sama karena pemerintah pun tidak bisa sendiri untuk menyelesaikannya, dengan cara pemerintah mengajak diskusi para pemerhati atau aktivis atau NGO yang bergerak dalam bidang lingkungan seperti Greenpeace dan Walhi, di bidang pendidikan yang saya ketahui yaitu Najelaa Shihab. Semua masyarakat pasti mendukung jika hal tersebut diniatkan untuk Indonesia yang lebih maju.
Selamat bertugas, bekerja kepada seluruh anggota DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI, DPR RI, MPR RI, Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran kementrian. Ibu Pertiwi menunggu Bakti.
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin beserta Para Mentri merupakan pelaksana pemerintah, beliau-beliaulah yang akan membuat setiap kebijakan dan keputusan untuk bangsa Indonesia ini baik itu berdasarkan hasil diskusi terlebih dahulu dengan parlemen maupun tidak sehingga masyarakat pun ingin hal yang lebih baik lagi dalam 5 tahun ke depan ini. Permasalahan - permasalahan yang ada, seperti kontroversialnya beberapa RUU pada periode sebelumnya mohon untuk dikaji kembali sehingga produk-produk hukum yaitu UU beserta peraturan di bawahnya dan juga segala keputusan demi kepentingan rakyat. Permasalahan kebakaran hutan yang setiap tahunnya terjadi, permasalahan pendidikan yang sudah sekian lama masih belum ada perubahan, defisit bpjs, dan yang sangat penting yaitu permasalahan energi yang dapat merusak lingkungan serta permasalahan sampah plastik, karena seperti yang kita ketahui bersama di kota-kota besar polusi udara semakin meningkat dan ditambah lagi dengan energi yang tidak sehat apalagi sampah plastik yang bisa sampai ke laut dan merusak ekosistem yang ada di laut. Untuk permasalahan yang telah disebutkan di atas, mohon untuk diselesaikan bersama-sama karena pemerintah pun tidak bisa sendiri untuk menyelesaikannya, dengan cara pemerintah mengajak diskusi para pemerhati atau aktivis atau NGO yang bergerak dalam bidang lingkungan seperti Greenpeace dan Walhi, di bidang pendidikan yang saya ketahui yaitu Najelaa Shihab. Semua masyarakat pasti mendukung jika hal tersebut diniatkan untuk Indonesia yang lebih maju.
Selamat bertugas, bekerja kepada seluruh anggota DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi, DPD RI, DPR RI, MPR RI, Presiden dan Wakil Presiden beserta jajaran kementrian. Ibu Pertiwi menunggu Bakti.
Terimakasih telah menyempatkan membaca blog saya ini
Jangan lupa membaca
Tetap membaca
Selalu membaca
Terus nulis jepp
ReplyDeleteTerimakasih atas supportnya ned
Delete