INSPIRASI #1

Kali ini bukan membahas sesuatu tetapi sedikit berbagi cerita yang menginspirasi dan mungkin teman-teman yang lain belum pernah mengalaminya atau merasakannya ataupun sudah pernah. Ini merupakan cerita yang menginsprasi pertama dibuat dan selanjutnya bakal terus diusahakan untuk membuatnya. Doakan saja.

Semoga teman-teman bisa terinspirasi juga :)

INSPIRASI #1 ini berawal dari keikutsertaan saya dalam kegiatan sosial suatu komunitas di Lombok yang kegiatannya berada di Dusun Gumantar, Kabupaten Lombok Utara. Jika ditanya kenapa ikut? bisa dibilang karena kepingin tau gimana rasanya bersekolah di pedalaman dan seperti kita ketahui sendiri pendidikan memang sama sekali belum merata di seluruh Indonesia, contoh mudahnya pedidikan di kota berbeda dengan pendidikan di daerah pedalaman, baik itu perbedaan dalam segi kuantitas maupun kualitasnya. 

Pada hari kegiatannya saya ditempatkan untuk mengajar di kelas 1 SD di dusun tersebut, teknis mengajarnya bukan belajar formal seperti sekolah umum pada biasanya namun tidak formal dengan bermain sambil belajar. Di kelas tersebut saya bertemu dengan seorang anak yang mengalami gangguan pendengaran atau biasa kita sebut dengan tuli atau tuna rungu. Anak tersebut sangat susah untuk berkomunikasi dengan teman-temannya dan juga mungkin susah untuk mendapatkan pembelajaran yang maksimal dikarenakan itu merupakan sekolah umum. Bukannya membedakan kalau ada yang seperti anak tersebut harus beda sekolah dengan anak-anak yang tidak mengalami hal tersebut, namun perlu diperhatikan apakah guru di sekolah tersebut memiliki pemahaman tentang penggunaan bahasa isyarat dan hanya terdapat satu sekolah di dusun tersebut sehingga mau bagaimana lagi. Hal tersebut dapat mempengaruhi perkembangan sang anak yang mengalami gangguan seperti itu dalam pendidikannya. Walaupun anak tersebut mengalami gangguan, ia tetap bersekolah dengan semangat seperti biasa.

Waktu pulang sekolah pun tiba, kami para volunteer termasuk saya sendiri mengantarkan salah satu anak dari kelas yang kami ajarkan tersebut. Saya bersama salah satu volunteer yang kebetulan satu arah menuju rumah adik-adik yang kami temani pulang. Adik yang saya temani pulang tersebut rumahnya dekat dengan sekolah sehingga setelah saya mengantarnya pulang, saya menemani salah satu volunteer yang kebetulan satu arah tadi. Perjalanan saya dan salah satu volunteer tersebut merupakan perjalanan yang cukup memakan waktu lama dengan berjalan kaki, pada siang hari, dan dengan kondisi jalan yang bertanah serta berbatu. Jalan tersebutlah yang sering dilalui oleh anak-anak disana untuk bersekolah dengan berjalan kaki setiap harinya. Mereka semua sangat bersamangat untuk menuju ke sekolah walaupun dengan keadaan yang harus jalan kaki setiap harinya dan jarak yang lumayan lama. Begitulah yang dialami oleh anak-anak di dusun tersebut untuk bersekolah.

Kedua adik-adik yang telah saya ceritakan di atas memberikan inspirasi buat saya, membuat saya sadar bahwa kita harus tetap bersyukur apa yang telah diberikan oleh Sang Pencipta, mungkin kita diberikan kondisi fisik yang tidak normal atau kondisi fisik yang normal tetapi tetaplah bersyukur dan tetap menjalani hari-hari dengan semangat dan penuh senyuman seperti adik-adik terebut. Bagi teman-teman yang lain yang mungkin pernah merasa malas sekolah atau pergi ke sekolah tetapi bolos atau pergi sekolah tetapi hanya main-main saja dengan kondisi fisik yang normal, pergi sekolah tidak jalan kaki, kondisi jalan beraspal tidak bertanah saja ataupun berbatu. Ayo buang hal-hal seperti itu, masa kalah semangatnya sama adik-adik disana yang sangat jelas perbedaannya yang berjalan kaki setiap hari untuk sekolah dengan kondisi jalan yang bertanah serta berbatu. Mungkin setelah membaca ini beberapa bakal bilang "ah jangan ngajarin deh", "baru kaya gitu aja, alay", "mau-mau saya sih", dan lain-lainnya. Saya bukan bermaksud ngajarin atau yang tidak-tidak dari tulisan ini tetapi adik-adik disana juga pingin hidup seperti kita yang bisa mendapatkan pendidikan yang baik / layak sedangkan kita yaa seperti yang sudah saya jelaskan di atas tadi.

Terimakasih telah menyempatkan membaca blog saya ini.
Jangan lupa membaca
Tetap membaca
Selalu membaca

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

PENTINGNYA KOMUNIKASI DALAM KESEHATAN

hai

SAMPAI JUMPA